BPBD Samarinda Catat 318 Kejadian Bencana Selama 2025

Diposting pada Sabtu, 20 Desember 2025

Gardana News, Samarinda – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda mencatat ratusan kejadian bencana terjadi sepanjang Januari hingga akhir tahun 2025. Mayoritas bencana yang terjadi merupakan bencana hidrometeorologi.

Kepala BPBD Samarinda, Suwarso, menyebutkan bahwa total kejadian bencana di Kota Samarinda selama 2025 mencapai 318 kejadian, didominasi oleh tanah longsor, banjir, serta cuaca ekstrem.

“Bencana yang paling sering terjadi adalah tanah longsor, disusul cuaca ekstrem dan banjir,” ujar Suwarso.

Ia mengungkapkan, dampak dari ratusan kejadian tersebut cukup signifikan terhadap masyarakat. Tercatat sekitar 11.460 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan total 31.763 jiwa merasakan langsung dampak bencana.

“Korban luka tercatat lima orang, sementara korban meninggal dunia berjumlah delapan orang. Angka ini termasuk kejadian anak yang tenggelam di wilayah Bukit Pinang,” jelasnya.

Menurut Suwarso, data tersebut menjadi dasar penting bagi BPBD Samarinda untuk memperkuat upaya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana ke depan.

“Data ini kami jadikan dasar untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi agar dampak bencana dapat diminimalkan,” pungkasnya. *

Editor:

Redaksi Gardananews

Bagikan:

Berita Terbaru

Copyright © 2024 Gardana News, All Rights Reserved. Developed by Benuanta