Gardana News, Samarinda — Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, yang baru saja dilantik menjadi Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), mengusulkan pembangunan Kantor Badan Penghubung (Banhub) bagi seluruh provinsi di Indonesia di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurut Rudy, keberadaan klaster Banhub akan memperkuat koordinasi pusat–daerah sekaligus menyatukan berbagai kepentingan provinsi dan kabupaten/kota dalam satu area strategis di IKN.
“Kami minta 38 provinsi agar dipersiapkan, dan tentunya mewakili juga aspirasi dari teman-teman kabupaten/kota agar nanti tidak terpecah-pecah. Kita harus di dalam satu klaster di Ibu Kota Nusantara untuk area kantor Badan Penghubung,” ujar Rudy.
Ia menjelaskan bahwa Badan Penghubung memiliki peran penting dalam mendukung dan memfasilitasi koordinasi pelaksanaan urusan pemerintahan daerah dengan kementerian, lembaga negara, serta lembaga tinggi negara di tingkat pusat.
“Badan Penghubung bertugas menunjang dan memfasilitasi koordinasi pelaksanaan urusan pemerintahan daerah dan pembangunan dengan Kementerian, Lembaga Negara, dan Lembaga Tinggi Negara di tingkat pusat,” jelasnya.
Selain sebagai jembatan komunikasi, Banhub juga berfungsi sebagai wadah promosi potensi daerah mulai dari ekonomi, sosial, budaya, hingga pariwisata kepada publik dan calon investor di IKN.
“Banhub juga berfungsi sebagai showcase atau jendela promosi bagi potensi ekonomi, sosial, budaya dan pariwisata daerah di Ibu Kota. Ini termasuk menarik investor nasional maupun internasional,” lanjut Rudy.
Ia menegaskan bahwa penyatuan kantor Banhub dalam satu klaster akan memperkuat sinergi antardaerah, mempercepat pertukaran informasi, dan meningkatkan efektivitas peran provinsi sebagai mitra strategis pemerintah pusat.
“Dengan menyatukan kantor-kantor Banhub dalam satu klaster di IKN, diharapkan sinergi antarprovinsi semakin kuat, mempercepat pertukaran informasi, dan meningkatkan efektivitas peran daerah sebagai mitra solutif pemerintah pusat,” tegasnya. *


